fbpx

Puisi

Topeng

Banyak sekali topeng yang kau pakai ? Tak cukupkah hanya wajah aslimu saja yang kau tampakkan. Sebab, kadang dusta tak lebih dari sekadar topeng yang bertingkat - tingkat.

Read more...

Sebelum dan Selepas Senja

Sebelum senja tiba di tepi laut dan matahari memekikkan sinarnya yang merah.Mari tuntaskan segelas kesepian ini, Nona.Selepas senjadan ingatan yang tertawa. Mari biarkan dua bibir berpagutan mesra dan terdiamdalam hangatnya cahaya.- M -

Read more...

Beberapa Pikiran Yang Tinggal di Lautan.

Kali ini, aku ingin membawamu ke lautan. Berdiri di tepi pantai, dengan pasir - pasir yang berbisik di sekeliling kakimu."Kau tahu, apa yang sering dibisikkan oleh pasir di lautan ?" Aku adalah sebutir pasir kecil yang sangat kuat.Kau tahu, mengapa pasir itu menyebut dirinya kuat ? Sebab kemanapun lautan membawanya pergi. Ia akan tiba...

Read more...

Surat Pertemuan

Waktu kita tak pernah habis, nona. Sebab aku tak pernah pergi. Di pelupuk matamu, aku berdiam diri. Mula - mula kau datang lewat kelopak senja, Susah payah aku menangkapmu lewat mataku. Ketika hari mulai gelap, kau api yang menerangi lewat senyum juga bias bintang di wajahmu--aku jatuh hati.Lewat pertemuan selanjutnya. Aku datang dengan senyum yang...

Read more...

Di Musim Semi Yang Kelima

Tik Tok Tik Tok Tik Tok Tik TokKulihat lewat jendela. hujan masih terlalu deras di luar sana. Di ingatanku; ada yang tak berhenti berputar. Sepotong senyum manis saat senja Dan musim semi yang mengembang di wajahmu.Tik Tok Tik Tok Tik Tok Tik TokKucoba untuk meregangkan otot - otot kakiku. Suara detak jam di pergelangan tanganku Masih begitu keras. Kadang suara hujan pun...

Read more...

Sihir Hujan dan Kartu Pos Dari Negeri Seberang

Hari ini Hujan tiba di Negeri Seberang. Dan air mataku Menggigil lebih keras Daripada gemerutuk hujan di luar jendela.Bulan Januari, tepat di tanggal sebelas. Aku pergi. Meninggalkan musim semi di kotaku. Serta senyum mungil yang tiba dari wajahmu.Sihir hujan. Kau tahu, seberapa besar hujan mampu menghipnotis seseorang ? bahkan waktu ?Hujan mampu membuat lidah seseorang sepertiku Tak mampu...

Read more...

Di Kota ini, kemarau tiba lebih lama.

Di kota ini. Tentu saja pernah ada harum wangi dari tubuhmu.Aku menyambutmu dengan ramah, di depan pintu stasiun. Kau tersenyum. Hatiku, berguguran karenanya.Di kota ini. Musim semi tiba di bulan januari.Seperti sepasang merpati Kita, berjalan berdampingan Meski rasa canggung Masih menyelimuti pikiran masing - masing.Di kota ini. Musim semi yang hangat masih tersisa.Tepat di bulan maret Aku tiba di kotamu. Pedestrian...

Read more...

Kepergian

/1/ Kepergian; ialah waktu yang berwujud lain. Sedang kenangan; ialah akar waktu yang menghujam pikiran./2/ Kepergian; tak lain daun - daun yang berguguran kala kemarau, angin sunyi yang kencang, dan mata kosong yang menatap langit - langit.

Read more...

Tinggallah

Tinggallah abadi di dadaku. Kelak, kau akan tahu. Akan ada yang tak pernah berhenti berdetak -- di dalamnya.Di rumah yang pernah kau singgahi.-M-

Read more...