Fiksi

Kepergian

/1/ Kepergian; ialah waktu yang berwujud lain. Sedang kenangan; ialah akar waktu yang menghujam pikiran. /2/ Kepergian; tak lain daun – daun yang berguguran kala kemarau, angin sunyi yang kencang, dan mata kosong yang menatap… Read More »Kepergian

Tinggallah

Tinggallah abadi di dadaku. Kelak, kau akan tahu. Akan ada yang tak pernah berhenti berdetak — di dalamnya. Di rumah yang pernah kau singgahi. -M-

Di Sebatang Rokok

Di sebatang rokok, cinta bersemayam. Dan kesedihan, adalah abu – abu yang terbakar oleh api yang menyalak tajam. Sedang cinta yang arif tak akan pernah tanggal, pada kening basah yang masih tertinggal. -M-

Atau

Kita; hanyalah angan yang tak tahu kapan akan berhenti bertahan. atau, hanya ingin yang tak saling menginginkan ? ataukah, hanyalah sekumpulan panorama yang menjelma desir kepalsuan di dalam pikiran ? atau, Sekeping ingatan yang tak… Read More »Atau

Merumahkan Cinta

Dapatkah kita, Merumahkan cinta. Lalu, meramu luka menjadi bahagia setelahnya ? -M-

Aku Setuju

Sebentuk senja di meja makan dan ampas ingatan yang meringkuk di bawah cangkir. Katamu, “Keindahan senja adalah caraku mengingat segala tingkah lakumu”– dan aku setuju. Dan senja ini, katamu. Puing – puing ingatan yang tersimpan… Read More »Aku Setuju

Kehilangan

/1/ Sebab kehilangan, kekasihku. Merupa wajah yang pucat, di guratannya terpenjara air mata yang harusnya mereda. /2/ Aku kira, lembut angin yang memeluk kesedihanku. Nyatanya, tubuhku menggigil tajam. Sebab kehilangan memang selalu menyakitkan. /3/ Kehilangan… Read More »Kehilangan