Sembilan Senja Yang Terbias di Kelopak Matamu | Mamanism
44
post-template-default,single,single-post,postid-44,single-format-standard,bridge-core-1.0.4,ajax_fade,page_not_loaded,,vertical_menu_enabled,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-18.0.9,qode-theme-bridge,disabled_footer_top,disabled_footer_bottom,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-6.0.5,vc_responsive

Sembilan Senja Yang Terbias di Kelopak Matamu

*
Bagiku, senja ini.
Kepergian yang tak lain gugur daun.

Angin sunyi yang kencang dan mata kosong yang menatap langit – langit.
*
Tapi, di matamu; kepergian hilang berganti bahagia.
Senja ini: bersemayam lebih lama di balik kelopakmu.

*
Tentang jarak, yang lebih maya dari senja.
Dari jendela mata kepada bias jingga di atas semesta.
Pada sinarnya; Aku jatuh cinta.

*
Dan senja; adalah caraku meneguk sisa – sisa pagi di wajahmu.
Sedang kepergian, kekasih.
Adalah cara Tuhan menunjukkan bahagia setelahnya.
Setelah senja pergi dan datang kembali sebagai ufuk di sudut matamu.
*
Untuk setiap jatuh senja di wajahmu. Aku; bertekuk lutut pada lembut kearifannya.
*
Sebelum senja tiba di tepi laut dan hilang tiba – tiba.
Kesepian tak lain dendam yang harus segera dituntaskan.
Dan di Pelukmu; kesedihan selalu hilang dengan segera.

*
Maka, apa yang dikatakan senja sebelum ia menghilang.
Selain bening mata yang indah dan paras senyum dari bibir mungilmu.

*
Selepas senja dan ingatan yang tertawa. 

Dua bibir berpagutan mesra.
Terdiam dalam hangatnya cahaya.
*
Terima Kasih untuk kerling mata dan cinta yang lebih abadi daripada senja.
*
1 Comment
  • BestMarlys
    Posted at 11:23h, 08 August Reply

    I have noticed you don’t monetize mamanism.com, don’t waste
    your traffic, you can earn additional cash every month
    with new monetization method. This is the best adsense alternative for
    any type of website (they approve all websites), for more details simply search in gooogle: murgrabia’s tools

Post A Comment