Percakapan Pukul Satu Pagi

Sumber Gambar : winonarianur.tumblr.com

Untuk percakapan pukul satu pagi, hal apa yang patut aku hidangkan pada Tuhan nanti ?
Sedang hingar bingar masih saja terdengar. 
Dan secangkir kopi masih saja terdiam sendiri. 
Menanti sang tuan yang jarang pulang dan menikmatinya lagi.
Untuk percakapan pukul satu pagi. 
Serpihan kenangan dan cawannya telah kupersiapkan di samping pisau belati.
Menuntun raga kembali pada lembar kematian.
Membawanya menuju permadani pembangkit bayangan masa lalu.
Mungkin juga dosa masa lalu.

Untuk percakapan pukul satu pagi.
Daun – daun jatuh, layu, kemudian mengering.
Dan embusan napas tengah malam semakin riuh berdenting.
Menikam setiap kata yang terucap dari mulut sang pencaci.

Untuk percakapan pukul satu pagi.
Hanya ada Aku, Tuhan, dan Doaku.
Serta beberapa angin malam yang sepi.
Menghantam rindu yang berwarna abu – abu.
Untuk percakapan pukul satu pagi.
Biarlah menjadi harapan yang akan selalu dinanti.
Di setiap hentakan sepertiga pagi.
Diam, kemudian menengadahkan doa – doa magis yang sunyi.
Malang, 2 Juli 2013.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *