“Shit Story Of Batan”

Nama                   : Maman Fathor Rahman Emha   
Umur                    : 21 tahun
Tempat Tinggal   : Malang
Status                   : Dalam Pencarian Tulang Rusuk
Twitter                 : @mamanimous

“Shit Story Of Batan”

[ Sebuah Catatan Perjalanan Seorang Mahasiswa Absurd Dengan semua Ketidaktahuannya tentang Nuklir di sebuah lembaga negara ternama yaitu BATAN(Badan Tenaga Nuklir Nasional) Cabang Yogyakarta ]

5 November 2012

Malam itu sekitar pukul 18.00 WIB, aku sudah siap dengan semua perlengkapan yang aku perlukan atau istilah kerennya sih “Packing”, dan semuanya sudah terkendali kecuali satu “Hati Yang belum terpacking” *eh* #Sudahlah #GakPenting.

Oh iya lupa, aku belum bilang sebenarnya aku “Packing” itu mau kemana. Malam itu aku sebenarnya akan bertolak ke Yogyakarta, kota yang penuh dengan budaya dan sama sekali bukan bertolak angin *eh*, yah itung – itung refreshing gitu lah. Sebenarnya sih bukan untuk “refreshing” tapi untuk melaksanakan yang namanya KKL (Kunjungan Kerja Lapangan), tapi kebanyakan dari riset yang saya temukan bahwasanya KKL adalah sebuah kedok saja jika kita hanya berkunjung dan melihat – lihat Tujuan Kerja Lapangan saja dengan terpaksa, jika tanpa disertai ilmu yang diserap dari tempat kerja tersebut. 


Berhubung aku merupakan mahasiswa yang cukup teladan, sebelum berangkat aku sudah berniat dalam hati agar aku bisa mempelajari bagaimana sistem kerja dari sebuah nuklir sendiri, aku sangat tertarik dengan mata kuliah ini sebab aku penasaran bagaimana Bom Nuklir yang digunakan menyerang Hiroshima dan Nagasaki di jepang itu dibuat.

Okey, kembali ke cerita. Dari pihak panitia kemarin telah diumumkan bahwasanya tempat berkumpulnya adalah di parkiran Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, untung saja parkirannya cukup besar jadi masih muat untuk menampung orang keceng seperti aku. Dan pihak panitia penyelenggara juga menjelaskan untuk segera berkumpul di TKP sekitar jam 18.30 WIB, maka dari itu mengapa aku tadi sudah bersiap – siap sekitar setengah jam kurang dari waktu yang ditentukan, karena Jujur aku orangnya memang tidak suka dengan yang namanya “LAMBAT”, jadi sejak aku mulai memasuki yang namanya SMA, aku mulai belajar disiplin sebab disiplin adalah salah satu cara agar kita bisa menjadi orang sukses ke depannya (ciee… Tumben Bijak).

Setelah aku cek semua barang – barang apa saja yang aku perlukan untuk aku bawa seperti (Baju Ganti, peralatan mandi, Sepatu, Jas Almamater, Kosmetik, Parfum, dll), aku pun mulai melangkahkan kaki menuju ke Tempat Peristirahatan Bus Travel yang katanya sedang menunggu di Parkiran Graha Cakrawala. Kulangkahkan dua kakiku dengan lemah gemulai ditemani oleh rindangnya pepohonan yang mengisi setiap sisi jalan raya yang kulewati dan juga indahnya bintang dan juga rembulan di kala itu. Setibanya di TKP aku langsung berbaur dengan teman – temanku yang juga bersiap untuk KKL refreshing di daerah Yogyakarta. Tapi malangnya Bus yang ditunggu itu belum juga hadir tepat waktu saat itu, entah mengapa mungkin masih molor di kostnya atau masih antri mandi dengan bus – bus yang lain *loh itu Bus Apa Mahasiswa Nge-Kost ?*.

Sampai sekitar beberapa jam kemudian sang Bus dan teman – temannya datang, iya karena mereka datang bertiga bukan hanya satu aja, tapi untung aja gak keroyokan, kalau keroyokan itu kan bahaya seperti anak SMK bisa – bisa tawuran ntar *eh*. Kemudian sebelum pemberangkatan semuanya berkumpul terlebih dahulu untuk mendapatkan wejangan pemberitahuan dari para dosen demi lancarnya perjalanan dan kegiatan kami disana nantinya. Lalu setelah wejangan pemberitahuan selesai dilanjutkan dengan Do’a bersama agar kami semua tiba dengan selamat sampai di tujuan. 

Akhirnya setelah pemberitahuan dan do’a selesai dikumandangkan kami semua memasuki bus masing – masing sesuai dengan Kelompok yang sudah dibagi – bagi sebelumnya oleh panitia. Kebetulan aku terbagi dalam kelompok anak – anak yang bisa dibilang Paling Koplak di dalam kelasku, dan mungkin apes bagi kelasku karena kebetulan dan tidak bisa dipungkiri Kelasku mendapatkan undian agar mahasiswanya berpencar dan tidak berkumpul jadi satu seperti kelas – kelas yang lain #NeedPukPuk.

Di dalam bus aku memilih tempat duduk yang agak belakang tapi bukan berarti aku adalah mahasiswa yang terbelakang ya, di atas sudah dijelaskan bahwa aku adalah mahasiswa yang cukup teladan dan itu sudah cukup bagiku, OK. Di bangku belakang aku duduk dengan teman sekelasku dan untungnya temanku ini gak terlalu KOPLAK beda dengan teman cewekku yang ada pas di depanku. Biasalah para cewek kalau gak nge-Gosip rasanya gatel gimana gitu.

Jadilah di sekitar tempat dudukku seperti Ibu – ibu arisan yang lagi bercanda ria (nge-Gosip) ini dan itu. Entah udah berapa jam mereka bercanda ria seperti itu sejak bus kami berangkat, aku pun tak tahu karena memang aku tidak menghitungnya, aku hanya mencoba untuk tidak ikut dalam pusaran arus Gosip mereka (>_<).

Malam pun semakin larut dan tawa canda Gosip kecil mereka mulai mereda seiring dengan Low bat-nya HP salah satu anggota Ibu arisan itu. Akhirnya hidupku mulai tenang karena saat itu juga akau akan bisa menikmati indahnya tersiksa tidur di dalam Bus selama beberapa jam. Tapi mereka (ibu – ibu arisan) baik juga koq, seringkali jajan yang mereka bawa mampir di dalam pangkuanku dan akupun mulai menggerayangi makanan itu dan mulai membagikannya kepada teman – temanku yang lain *Terima Kasih Ibu – Ibu Arisan*. Dan Selamat bertemu esok hari ya… See you…

6 November 2012

Hoammm… *Bangun dengan Tampan Sentosa*

Akhirnya aku terbangun dari tidur(sebentar)ku karena sang bus pun sedang berhenti di sebuah tempat peristirahatan yang cukup besar di daerah ngawi kalau saya tidak salah ingat (>_<”). Sebenarnya tidurku belum cukup nyenyak karena masih belum bisa bermimpi tentang “Agnes Monica” *eh*, tapi lumayanlah untuk mengistirahatkan kedua mataku ini yang sejak tadi malam sudah tersiksa dengan adanya obrolan (gossip) yang memekakkan telinga (Hftttt).

Momen pemberhentian sementara ini tidak kami gunakan sia – sia dengan insting fotografer dan model professional akhirnya kami yang bersama dalam bus tersebut memanfaatkannya untuk mengabadikan gambar kami disana. Dan seperti biasa aku lah yang apes menjadi fotografernya dan teman – temanku yang menjadi model Awkard-nya (.__.”). Oh iya #FYI saja kamera yang aku gunakan untuk memotret adalah milik salah satu model itu yakni salah satu dai Ibu – Ibu arisan, dia hanya bertugas membawa dan kebetulan akulah yang akan dan selalu menjadi seorang fotografer dalam perjalanan ini. Mungkin karena memang bawaan dari lahir ya ketika melihat Kamera yang bagus, apalagi kamera yang dibawa ketika itu adalah Kamera DSLR, naluri hatiku sebagai fotografer langsung memanggil dan mengajakku untuk menyentuh barang itu dan menggunakannya *Apes*. Padahal hasrat terbesarku adalah untuk di foto juga sih, lihat saja nanti Fotoku paling hanya 1 atau dua saja sebab masalah itu tadi L. Dan Akhirnya peristirahatan sementara kami selesai, kemudian kami masuk ke dalam bus setelah puas mengabadikan momen saat pemberhentian tadi. Lalu……. Aku pun tidur dengan Tampannya lagi… u,u

06.00 WIB ( 6 November 2012)

Kami tiba di Yogyakarta dengan selamat, sebelum kita pergi ke Tempat Tujuan kita mampir dulu untuk Mandi Pagi + Makan Pagi di sebuah tempat makan yang memang sudah dipesan oleh panitia.

Setelah semuanya selesai membersihkan diri sekaligus sarapan pagi, akhirnya kita pun bersiap diri untuk segera menuju tempat tujuan yaitu BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) cabang Yogyakarta yang bertempat di jalan Bebasari Provinsi Yogyakarta.

08.30 WIB (6 November 2012)

Tanpa disadari ternyata kami sudah tiba di Tempat tujuan kami yaitu BATAN cabang Yogyakarta. Kemudian kita semua turun landing dari pesawat bus yang kami tumpangi dan bersiap untuk masuk ke dalam gedung BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional).

BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) telah memiliki tiga reaktor nuklir yang ketiganya berjenis reaktor riset (ingat, riset saja loh bukan PLTN – Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir). Ketiga jenis reaktor tersebut adalah Reaktor GA Siwabesi di Serpong, Reaktor Trigamark di Bandung, dan Reaktor Kartini di Yogyakarta. Di Indonesia, lembaga atom terbuka untuk umum, bisa dikunjungi selama ada perjanjian resmi. Untuk informasi lebih lengkap mengenai BATAN, silahkan kunjungi website BATAN yang beralamatkan di http://www.batan.go.id/.

Di Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan Badan Tenaga Atom Nasional cabang Yogyakarta terdapat sebuah reaktor Kartini, dimana reaktor ini mempunyai fungsi dalam proses penelitian. Reaktor ini digunakan untuk meneliti kandungan – kandungan yang terdapat didalam suatu sampel penelitian yang nantinya akan dikaji lebih lanjut.

Berbicara tentang nuklir, disini akan dijelaskan mengenai reaktor nuklir, yaitu tempat terjadinya reaksi pembelahan inti (nuklir) atau dikenal dengan reaksi fisi berantai terkendali. Bagian utama dari reaktor nuklir yaitu : elemen bakar, perisai, moderator dan elemen kendali. Reaksi fisi berantai terjadi apabila inti dari suatu unsur dapat belah (Uranium-235, Uranium-233, Plutonium-239) bereaksi dengan neutron termal atau lambat yang akan menghasilkan unsur-unsur lain dengan cepat serta menimbulkan energi panas dan neutron-neutron baru. Reaktor nuklir berdasarkan fungsinya dapat dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu : Reaktor penelitian atau riset dan Reaktor daya (pembangkit listrik tenaga nuklir/PLTN). Setelah turun dari bus kami dan rombongan diberi peringatan oleh petugas untuk tidak membawa masuk benda-benda yang terbuat dari logam, dengan tujuan agar ketika kami keluar dari tempat ini, kami tidak membawa radiasi. Kemudian kami memasuki gedung ini untuk diberikan perkenalan, wejangan ceramah tentang reaksi fusi dan fisi nuklir, tentang PLTN, keuntungan dan kerugian PLTN, dan sedikit pencerahan sebelum melihat-lihat tempat lainnya.

Tampak depan Gedung Pusat BATAN Cabang Yogyakarta

Sedikit penjelasan tentang PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir):
PLTN bekerja dengan memanfaatkan dua macam fenomena fisika atom, yaitu :

1. PLTN yang memanfaatkan reaksi fisi nuklir. Fisi nuklir adalah reaksi pembelahan satu inti atom berat menjadi dua buah inti atom yang lebih ringan dengan melepaskan sejumlah besar energi (panas). Contohnya adalah pembelahan inti atom uranium menjadi inti atom Barium dan Kriptonium (tidak pasti sebuah atom Uranium akan berfisi menjadi Barium dan Kroptonium, yang pasti akan menjadi 2 inti atom yang lebih ringan) (Note: Uranium adalah bahan dari bom atom ‘Little Boy yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang).
2. PLTN yang memanfaatkan reaksi fusi nuklir. Fusi nuklir adalah reaksi penggabungan dua buah inti atom ringan menjadi satu inti atom yang lebih berat dengan melepaskan sejumlah besar energi Contohnya adalah penggabungan dua buah inti atom hidrogen menjadi satu inti atom helium (ini adalah reaksi yang berlangsung di matahari).

Keuntungan PLTN dengan reaksi fisi:
1. Energi yang sangat besar dapat didapat dengan mengorbankan sejumlah kecil Uranium. Ingat persamaan E=MC2 . Energi yang dihasilkan dari satu kilogram uranium sama dengan 1kg x 300.000m/s x 300.000m/s = 900.000.000.000 joule. Energi ini tentu jauh lebih besar daripada energi yang dihasilkan minyak dengan jumlah yang sama.
2. Energi yang bersih dari polusi udara.

Kerugian PLTN dengan reaksi fisi:
1. Bila terjadi kebocoran PLTN, dapat menjadi ancaman radiasi kepada masyarakat sekitarnya
2. Limbah radioaktif yang harus mendapatkan penyimpanan ekstra hati-hati.

Keuntungan PLTN dengan reaksi fusi:
1. Energi yang tidak terbatas
2. Bebas limbah radioaktif (hidrogen akan berfusi menjadi helium).
(Reference : http://winerwin.wordpress.com/2006/12/29/kunjungan-ke-batan-dan-teori-fisika-nuklir/feed/).

Okey, setelah tadi sedikit banyak penjelasan tentang Nuklir dan juga BATAN cabang Yogyakarta sendiri sekarang mari kita melanjutkan perjalanan setelah sesi perkenalan selesai dari pihak BATAN sendiri.

Tapi sembari tadi mendapatkan perkenalan dari pihak BATAN sendiri, aku pun tak lupa untuk sedikit melihat – lihat di ruang terima tamu tadi, karena disana kebetelan terdapat banyak sekali figura tentang apa saja yang rahasia terdapat di dalam gedung BATAN cabang Yogyakarta ini. Banyak sekali gambar – gambar tentang metode yang ada di dalam pelajaran Fisika Inti, terutama untuk pengaplikasian dari materi – materi yang pernah aku pelajari di dalam pelajaran Fisika Inti. Seperti Pengolahan LTJ (Logam Tanah Jarang), penambangan pasir Zirkon, dsb.

Setelah akhirnya perkenalan beberapa menit tersebut, akhirnya semua dibagi menjadi 3 Kelompok besar, yang itu nantinya akan bergantian megunjungi beberapa tempat yang ada di BATAN cabang Yogyakarta. Setelah pembagian tersebut ternyata kebetulan kelompok kami mendapatkan kesempatan pertama untuk mengunjungi Gedung Laboratorium Akselerator yang diresmikan pada tanggal 16 Juli 1984 *wah udah Tua Banget ya*.

Di dalam Gedung Laboratorium Akselerator ini terdapat tiga alat yaitu ; mesin Implantasi Ion, Generator Neutron, dan juga Mesin Berkas elektron 350 kV/10mA. Dari tempat tersebut karena terdapat 3 Alat akhirnya kelompok kami dibagi lagi menjadi 3 Kelompok kecil untuk dibawa ke masing – masing tempat tadi. Tapi sebelum itu aku juga tak lupa untuk mengabadikan sesuatu sebelum menuju ke tiap ruangan tersebut dan ini dia penampakannya.

Gambar Bagan Mesin Implantasi Ion
Gambar Bagan Mesin Berkas Elektron
Gambar bagan Mesin generator Neutron

Setelah kami selesai mengelilingi gedung Laboratorium akselearator tersebut dan mendapatkan penjelasan yang cukup mengenai bagaimana cara kerja dan sistem dari setiap mesin tersebut kemudian kami segera menuju ke tempat kedua yang tempatnya tidak berjauhan dari tempat pertama tadi. Di tempat kedua kami menuju ke Gedung Pengolahan Sampah Radio Aktif. Limbah radio aktif yang dihasilkan dikatakan mempunyai paparan radiasi tertentu yang dapat mempengaruhi kehidupan, maka dari itu diperlukan pengolahan Sampah radio aktif ini bertujuan agar radiasinya bisa teratasi dan digunakan untuk kepentingan yang lain. Limbah radio aktif sendiri terkategorikan sebagai limbah B3 (Berbahaya, Berbau, dan Beracun).

Gambar Bagan Pengolahan Limbah Radio Aktif

Setelah penjelasan yang panjang kali lebar kali tinggi dari petugas yang ada di Gedung Pengolahan Limbah Radio Aktif, kemudian kami menuju gedung yang terakhir yaitu gedung Reaktor Nuklir. Di dalam gedung Reaktor Nuklir ini kami akan diperkenalkan bagaimana cara kerja dari reaktor nuklir.

Gedung Reaktor Nuklir

Di dalam gedung itu ternyata kami harus menunggu untuk memasuki ruangan reaktor nuklir dengan rombongan kelompok kami yang tadi terpisah dan mereka sedang berada di dalam untuk menggali ilmu tentang reaktor nuklir.

Kemudian setelah beberapa menit menunggu mungkin sekitar 30 menit, akhirnya kelompok kami mendapatkan kesempatan untuk memasuki ruangan Reaktor Nuklir tersebut. Sebelum memasuki ruangan tersebut barang yang kami bawa harus disisihkan terlebih dahulu untuk menghindari terjadinya radiasi yang ada lalu kami pun memakai baju Laboratorium dan juga Sepatu laboratorium berwana Kuning Unyu – unyu yang biasanya digunakan oleh siapapun yang ingin memasuki ruangan Reaktor Nuklir ini.

Ruangan reaktor ini dibuat sedemikian supaya tekanan udara di dalam ruangan lebih rendah daripada tekanan udara di luar ruangan. Tujuannya agar udara luar dapat masuk ke dalam, tapi udara di dalam reaktor (yang kemungkinan terdapat radiasi) tidak bisa keluar. Walaupun kami dan rombongan tidak diperbolehkan membawa satupun Kamera ke dalam tapi aku berhasil menemukan gambar reaktor nuklir di Google yang terdapat di BATAN Yogyakarta. Ini dia penampakannya.

Reaktor Nuklir bag.1

Reaktor Nuklir Bag.2

Tapi sayangnya waktu kami di dalam Cuma sebentar mungkin sekitar 10 menit sebab jadwal yang ada sudah mendekati Limit *Hfffttt*. Tapi kami sudah cukup bersyukur bisa melihat teknologi yang dahsyat ini dengan mata kepala sendiri. Setelah wejangan penjelasan di dalam yang sangat terbatas itu selesai, akhirnya kami harus mengakhiri cerita kami di BATAN Yogyakarta dan melanjutkan perjalanan menuju PARIS Indonesia atau dengan kata lain Pantai Parang Tritis (PARIS) Yogyakarta dan juga Malioboro. Let’s Refreshing Our Mind… ^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *