Apresiasi Kita dan Dunia untuk Bahasa Indonesia

Ilustrasi (ranggitz.files.wordpress.com)
Ilustrasi (ranggitz.files.wordpress.com)
Bahasa Indonesia adalah bahasa ibu bagi kita warga negara Indonesia. Pentingnya kita mengetahui tentang seluk –  beluk bahasa kita sendiri dan juga tata bahasa yang digunakan merupakan satu hal penting agar kita bisa menjadi warga negara yang baik dan bermartabat.
Mari kita lihat kembali isi dari Sumpah Pemuda tahun 1928.
Sumpah Pemuda versi orisinal:
Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoewa
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Sumpah Pemuda versi Ejaan Yang Disempurnakan:
Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Dalam sumpah pemuda ini jelas sekali bahwa para pemuda pun mengakui bahwa bahasa persatuan adalah bahasa Indonesia. Namun apresiasi dan junjungan yang tinggi terhadap bahasa Indonesia nyatanya saat ini lebih dirasakan di negara-negara asing. Mereka bahkan menjadikannya bahasa Nasional kedua di Negaranya.
Seperti dilansir oleh harian kompas.com (12/06/09).
“JAKARTA, kompas..com–Pemerintah Daerah Ho Chi Minh City, Vietnam, mengumumkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua secara resmi pada bulan Desember 2007, kata seorang diplomat Indonesia.
“Bahasa Indonesia sejajar dengan Bahasa Inggris, Prancis dan Jepang sebagai bahasa kedua yang diprioritaskan,” kata Konsul Jenderal RI di Ho Chi Minh City untuk periode 2007-2008, Irdamis Ahmad di Jakarta pada Jumat.”
Bahkan bahasa Indonesia diajarkan di 45 negara lebih. Beberapa diantaranya adalah Australia, Jepang, Vietnam, Mesir, Vietnam, dan Italia. Di Australia ada sekitar 500 sekolah yang mengajarkan bahasa Indonesia. Bahkan, anak-anak kelas 6 sekolah dasar ada yang bisa berbahasa Indonesia.
Tentunya kita sebagai warga negara patut bangga dengan adanya berita ini, bahasa yang kita gunakan sehari-hari menjadi kebanggaan pula di negeri orang lain. Dan juga kita patut bangga terhadap orang – orang yang sudah memperkenalkan bahasa Indonesia di luar negeri, seperti para pelajar maupun para pekerja yang ada di luar negeri karena secara tidak langsung merekalah yang juga turut memperkenalkan bahasa yang sangat kita junjung ini.
Penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari – hari memang sering kali diajarkan dalam kegiatan belajar di sekolah – sekolah, namun perlu adanya kontrol yang konsisten dari guru maupun orang tua agar bahasa Indonesia ini tidak dikalahkan oleh bahasa gaul atau alay yang sekarang lagi marak peredarannya di negara kita ini, yaitu dengan memperkenalkan bahwa berbahasa Indonesia itu penting sebab bahasa Indonesia merupakan bahasa ke-3 tersulit di Asia.
Orang tua pun jangan hanya mengkontrol saja namun diharapkan juga bisa memberikan contoh yang baik bagi anak – anaknya dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, walaupun kita juga harus tetap melestarikan bahasa daerah yang kita punya. Karena semua itu adalah apresiasi kita untuk bahasa Indonesia dan juga di mata dunia bahasa kita sudah mempunyai tempat yang istimewa. Jadi marilah kita berbudaya yang baik dengan cara melestarikan bahasa Indonesia, bahasa persatuan negara Indonesia. Dan semoga bahasa Indonesia bisa menjadi bahasa Internasional nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *