Responsif Pemerintah Terhadap Para Ilmuwan

Peningkatan SDM dalam rangka meningkatkan skill dan kualitas manusia di negara ini memang telah dibuat dan diimplementasikan dalam birokrasi di negara Indonesia ini.  Banyak program-program yang ditawarkan oleh instansi –instansi dan perusahaan baik itu swasta maupun negeri, diantaranya bimbel(bimbingan belajar), lomba KTI (Karya Tulis Ilmiah), olimpiade sains, bahkan juga beasiswa dalam negeri maupun luar negeri. Banyak negara –negara asing yang ikut berpartisipasi dan menjadi partner bagi negara Indonesia dalam rangka peningkatan mutu SDM tersebut.

Sudah banyak rakyat Indonesia yang terpilih dalam program beasiswa itu menjadi ilmuwan bahkan ada yang telah menjadi doctor baik itu di dalam negeri maupun luar negeri. Kebanyakan para insan yang telah terpilih mengikuti program beasiswa ke luar negeri tidak kembali lagi ke negara asalnya dimana dari sinilah mereka mulai meniti karir mereka. Hal ini disebabkan minimnya perhatian bagi para ilmuwan yang telah sukses itu oleh pemerintah. Pemerintah hanya mementingkan kepentingan yang sesaat saja tidak melihat dari kacamata masa depan Indonesia, banyak dari pihak pemerintah lebih mementingkan uang, apalagi uang gaib (uang hasil korupsi) yang digunakan hanya untuk kantong pribadi saja.
Para ilmuwan yang ada di dalam negeri maupun luar negeri sudah banyak menciptakan hal – hal yang baru bagi dunia pendidikan nasional maupun internasional, mereka banyak menemukan penelitian – penelitian yang baru dan mutakhir ; contohnya saja saudara M. Hafnan yang telah menemukan solar hijau yaitu campuran solar, air, dan zat aditif itu sekarang tengah digunakan dalam  suatu perusahaan diesel di jepang untuk dikembangkan lebih lanjut. Terus bagaimana dengan negara asalnya sendiri (Indonesia) ? pemerintah sama sekali tidak sedikitpun merespons adanya hal tersebut, padahal kalau dikembangkan hal itu justru akan meningkatkan taraf intensitas SDM di negara ini dalam mata dunia dan internasional.
Para ilmuwan tersebut mungkin akan berminat kembali untuk turut serta dalam pengembangan mutu SDM di negara ini jika mereka mendapatkan fasilitas yang memadai shingga mereka bisa melakukan percobaan – percobaan  yang tentunya berguna bagi negara maupun masyarakat di Indonesia ini. Pemerintah bisa membangun laboratorium –laboratorium penelitian dengan fasilitas yang tentunya cukup memadai. Tentunya semua itu membutuhkan modal yang cukup besar bagi bangsa yang sedang berkembang ini. Modal tersebut seharusnya bisa diperoleh bagi bangsa ini karena banyaknya SDA yang tersedia di negara ini, namun berhubung terjadi masalah internal dalam negeri ini sehingga menyebabkan negara ini banyak hutang. Nah, dengan pengembangan dan pembuatan laboratorium ini demi meningkatnya taraf SDM inilah pemerintah bisa mendapatkan modalnya kembali dan bisa membayar semua hutang-hutangnya ke negara lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *