Happines Is Medicine For Us

Di dunia ini tidak bisa kita pungkiri bahwa manusia kadang  susah kadang juga bahagia, kadang di atas kadang juga di bawah, kita juga tidak pernah luput dari masalah baik itu kecil maupun besar. Masalah itu kadang kita selesaikan , tapi ada juga yang menghindari baik dengan cara lari dari masalah itu untuk beberapa saat atau bahkan selamanya (mati).

Masalah adalah kata yang sangat memberatkan bagi diri kita yang telah menganggapnya sebagai suatu ancaman dalam hidup kita, tapi bagi kita yang menganggap masalah itu adalah suatu hal yang kecil itu bukan sesuatu yang rumit bagi kita, sebenarnya masalah adalah takdir bagi kita. Setiap manusia pasti tidak pernah luput dari masalah dan kunci dari masalah itu adalah “happiness (kebahagiaan)”. Mengapa saya bilang begitu ? karena jika kita tela’ah dari kejadian-kejadian yang ada di sekeliling kita begitu banyak data dan fakta kehidupan yang bercerita pada kita bahwa mereka banyak yang lari dari masalah bukan malah menyelesaikannya padahal kuncinya hanya satu yaitu merasa bahagia dalam setiap keadaan. Bagi mereka hidup tidak ubahnya sebagai masalah besar, sedangkan arti dari hidup itu sendiri adalah lari dari satu masalah ke masalah yang lainnya, lari dari satu krisis ke krisis yang lainnya. Bahkan mereka dan mungkin “kita” merasa permasalahan hidup kita adalah berat daripada manusia lainnya di dunia ini. Mungkin juga selama ini kita membenci kehidupan bahkan ingin mengakhiri hidupnya. Kita membenci orang – orang dalam hidup kita. Kita membenci takdir hidup kita atau bahkan kita membenci tuhan yang kita anggap tidak adil karena telah memberi kita lebih banyak masalah daripada orang lain atau lebih besar masalah kita daripada orang lain.
Ada sebuah kata bijak yaitu ”happiness is to love whatever you got”. Kata – kata yang luar biasa bukan ? jadi kebahagiaan adalah seni untuk mencintai apapun yang telah kita dapatkan dalam hidup sekalipun itu pahit. Bagi saya hidup di dunia adalah sebuah pengalaman yang sangat singkat dan hidup yang abadi ialah nanti di akhirat dan hidup bukanlah sebuah permasalahan. Hidup di dunia adalah soal cara pandang. Kita sering merasa tidak bahagia (Unhappy) karena kita sering melihat hidup kita dari sudut pandang yang terbatas dan tidak mau mendengarkan pendapat dari orang lain. Mas Tony Raharjo dalam larger than life mengutip sebuah kata – kata yang sangat indah, “jangan hanya mengatakan ya tuhan….! Saya punya masalah yang besar tapi katakanlah Hai Masalah….! Aku punya Tuhan yang Maha Besar”. Artinya jika kita punya masalah janganlah putus asa untuk menyelesaikannya karena setiap masalah dari tuhan YME pasti ada jalan keluarnya, tidak mungkin Tuhan memberikan masalah yang melebihi kemampuan kita bahkan kitapun tidak akan mampu menyelesaikannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *